Lantai Granit atau Lantai Keramik? Kelebihan dan Kekurangan Masing-masing Lantai - Jogja Marmer, Jogja Granit, Marmer Yogyakarta, Lantai Granit, Ubin Marmer, Motif Marmer pada Pilar
true

Lantai Granit atau Lantai Keramik? Kelebihan dan Kekurangan Masing-masing Lantai

Lantai granit dan lantai keramik adalah lantai favorit untuk rumah. Kedua jenis lantai ini sama-sama tahan lama, anti noda, anti gores, tahan air, dan bisa diaplikasikan di ruangan mana pun di rumah. Tentu lantai granit dan lantai keramik memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Apakah Anda saat ini sedang bingung memilih lantai granit apa lantai keramik? Artikel ini akan membahas kelebihan dan kekurangan masing-masing lantai sehingga artikel ini bisa dijadikan bahan acuan saat memilih tipe lantai.
Lantai granit
Lantai granit terbuat dari batu granit yang merupakan batu alami terbuat dari magma yang sudah mendingin dan di bawah tekanan ekstrim selama bertahun-tahun. Lantai granit bisa dibilang salah satu material bangunan tertua karena lantai granit sudah dipakai sejak beratus-ratus tahun lalu. Lantai granit cocok dipasang di rumah maupun di gedung perkantoran. Karena lantai granit kuat, anti gores, anti noda dan anti slip, lantai granit sering diaplikasikan di area-area tempat lalu lalang orang-orang seperti di lobi gedung, teras, dan dapur rumah.
Kelebihan lantai granit:
         Memberikan kesan mewah di dalam rumah maupun di gedung perkantoran. Lantai granit adalah salah satu tipe lantai termahal yang dijual di pasaran. Lantai granit memiliki beragam pola, desain, dan warna yang mampu membuat ruangan mana pun tampak mewah dan elegan.
         Anti gores, anti slip dan tidak menyerap noda. Cocok digunakan di area-area yang rentan goresan seperti area-area dengan arus lalu lalang tinggi seperti lobi gedung, ruang depan, ruang bermain anak dan juga di area-area tempat banyak cairan dan noda seperti dapur dan kamar mandi.
         Tidak mudah pudar. Cocok digunakan di area-area yang sering terpapar sinar matahari seperti di teras, kolam renang, dan gazebo.
         Menambah nilai jual properti.
         Dingin di kaki. Lantai granit memiliki pori-pori yang mampu menyerap hawa dingin dari udara bebas maupun dari AC sehingga kaki akan terasa nyaman dan sejuk.
         Kuat dan awet. Lantai granit sangat kuat dan bisa bertahan lama hingga bertahun-tahun lamanya tanpa adanya perubahan di warna serta bentuk lantai.
Kekurangan lantai granit:
         Sangat berat. Sebelum memasang lantai granit, perlu diperhatikan apakah pondasi rumah ataupun gedung kuat menahan lantai granit.
         Perlu bantuan professional untuk memasang lantai granit. Lantai granit sangat berat dan sangat keras sehingga saat pengaplikasian lantai granit dibutuhkan professional untuk mengukur, memotong, memoles, serta memasang lantai granit.
         Pelu dipoles secara berkala. Lantai granit perlu dipoles atau istilahnya di-seal secara berkala setidaknya setahun sekali agar lantai granit tetap bersinar dan lebih kuat terhadap cairan kimia, noda serta goresan.
Lantai keramik
Lantai keramik juga merupakan lantai yang tahan air dan noda serta memiliki aneka desain. Namun tidak semua area rumah cocok dipasang lantai keramik.
Kelebihan lantai keramik:
         Tahan air. Lapisan lantai keramik melindungi material dari rembesan air serta melindungi tegel dari noda. Lantai keramik cocok digunakan di area-area dengan kelembaban tinggi seperti kamar mandi atau dapur.
         Kuat dan tahan lama. Lantai keramik sangat kuat dan sulit dipecahkan. Lantai keramik bisa bertahan hingga 10-20 tahun bahkan bisa lebih dari itu jika rajin dirawat. Kalaupun lantai keramik pecah akibat benturan keras, lantai keramik mudah diganti.
         Perawatannya mudah. Lantai keramik cukup disapu dan dipel untuk membersihkan debu, tanah, remah-remah makanan dan cairan yang jatuh ke lantai. Jika ada noda membandel di lantai keramik, Anda bisa menggunakan cairan pembersih kimiawi dan tidak perlu khawatir bahan kimiawi merusak lantai keramik.
         Ada beranekaragam desain. Lantai keramik memiliki beranekaragam desain dan pola yang bahkan bisa menyerupai lantai kayu atau lantai granit. Lantai keramik juga bisa dibentuk segitiga atau persegi sesuai pesanan.
         Harga terjangkau.
         Tidak menimbulkan alergi. Lapisan atas lantai keramik yang padat dan mulus membuatnya tidak menyerap butiran debu atau serbuk-serbuk yang menimbulkan alergi. Selain itu kotoran di lantai keramik mudah disapu, dilap atau dipel.
Kekurangan lantai keramik:
         Terlalu keras. Permukaan atas lantai keramik yang keras membuat kaki tidak nyaman dan cepat lelah ketika harus berdiri lama. Namun hal ini bisa diakali dengan melapisi lantai keramik dengan karpet, permadani atau keset di area-area tempat berdiri lama seperti di dapur atau di belakang konter toko.
         Tidak menyerap panas. Lantai keramik akan terasa sangat dingin di pagi hari dan di musim dingin. Lantai keramik sangat cocok untuk iklim Indonesia yang panas karena akan tetap dingin walaupun cuaca panas di luar rumah.
         Membutuhkan tenaga professional. Lantai keramik sangat keras dan juga berat. Jadi hanya tenaga professional yang mampu memotong lantai keramik saat harus menyesuaikan tegel dengan bentuk rumah.
         Berat lantai keramik tidak cocok dipasang di lantai atas rumah. Jika Anda ingin memasang lantai keramik di lantai atas, Anda harus mengukur kekuatan struktur bangunan dahulu.
Setelah mengetahui kelebihan dan kekurangan lantai granit dan lantai keramik di atas, jadi apa pilihan Anda? Lantai granit apa lantai keramik?
Lantai Granit atau Lantai Keramik? Kelebihan dan Kekurangan Masing-masing Lantai

Post a Comment

About Us

JOGJA MARMER GRANIT

Kami adalah Supplier Marmer dan Granit dengan skala besar, Siap memberikan harga Marmer terjangkau dengan kualitas yang terbaik. Segera hubungi kami untuk pemesanan.


: [email protected]



Hubungi Kami

Name

Email *

Message *